This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selamat datang di web kami,silahkan pilih informasi yang anda butuhkan. Mari berbagi :)

“Jika pertumbuhan perusahaan Anda lebih kecil dari pertumbuhan industri, mulailah melakukan retargeting, dan bila perlu repositioning, peremajaan merek (bukan mengganti merek).” –Yuliana Agung–.

Tuesday, December 20, 2011

Membudayakan Etos KErja

TOTO TASMARA

PENDAHULUAN

Setiap pribadi muslim harus meyakini bahwa nilai iman akan terasa kelezatannya apabila secara nyata dimanifestasikan dalam bentuk amal saleh atau tindakan kreatif dan prestatif. Iman merupakan energi batin yang memberi cahaya pelita untuk mewujudkan identitas dirinya sebagai bagian dari umat yang terbaik "kuntum khairu ummat, ukhrijat linnaas” (Ali Imran :104)

Nabi saw pernah bersabda “ Yang dinamakan iman itu ialah apabila kau meyakini di dalam hati, menyatakannya dengan lisan,dan melaksanakannya dengan perbuatan (Al Hadits)

Kita disadarkan bahwa Islam bukanlah sekedar seperangkat konsep normatif ideal melainkan juga suatu bentuk praktik dari amal aktual , amal yang nyata. Islam bukan sekedar agama langit melainkan sekaligus agama yang dapat membumi(workable) Penghargaan Islam terhadap budaya kerja bukan hanya sekedar pajangan alegoris, penghias retorika, pemanis bahan pidato, indah dalam pernyataan tetapi kosong dalam kenyataan. Bekerja yang didasarkan pada,prinsip-prinsp iman bukan saja menunjukkan fitrah seorang muslim melainkansekalgus meninggikan martabat diriny sebagai abdullah yang rindu untuk menjadikan dirinya sebagai sosok yang bisa dipercaya.

Kesadaran bekerja bagi seorang muslim harus diringi oleh tujuan untuk menghasilka ssesuatu yang bermanfaat(shalih) yang kemudian menghasilkan sesuatu perbaikan (ishlah, improvement) untuk meraih nilai yang lebih bermakna. Bagi seorang muslim, makna bekerja berarti niat yang kuat untuk mewujudkan hasil kerja yang optimal. Dengan cara pandang seperti ini, sadarlah bahwa setiap muslim tidak akan bekerja secara asal-asalan.. Hal ini karena kesadaran bekerja secara produktif serta dilandasi semangat tauhid dan tanggung jawab uluhiah merupakan salah satu ciri yang khas dari karekter atau kepribadaian seorang muslim.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN ETOS KERJA?

ekonomi Makro sederhana part 2 (selesai)


E.    Ekonomi Banyak Pulau, Banyak Orang, Banyak Uang, Banyak Raja
Kini saatnya masuk pada keadaan yang mendekati perekonomian yang sebenarnya. 
Pertama, bayangkanlah di pulau tersebut tinggal satu juta orang yang perilaku ekonominya persis sama dengan orang pertama dan disebut sebagai masyarakat golongan nelayan dan saat ini menguasai birokrasi pemerintahan, satu juta orang yang perilakunya persis sama dengan orang kedua dan disebut sebagai masyarakat golongan petani (pangan), satu juta orang yang perilakunya sama persis dengan orang ketiga dan disebut sebagai masyarakat golongan penjahit (sandang),  satu juta orang yang perilakunya persis sama dengan orang keempat dan disebut sebagai masyarakat golongan tukang kayu (papan), dan ada satu juta orang yang perilakunya sama persis dengan orang kelima dan disebut sebagai masyarakat golongan telekomunikasi. Karena satu juta orang tersebut berperilaku persis sama dengan orang pertama, dan seterusnya satu juta orang berikutnya persis sama dengan orang berikutnya, maka tidak ada perubahan apapun atas analisis sebelumnya yang telah dijelaskan.  Perilaku satu atau satu juta orang yang berperilaku sama, dalam konteks analisis perilaku makro ekonomi tidak membawa perubahan apapun.
Kedua, bayangkanlah pulau yang dari tadi kita bicarakan adalah sebuah negara yang mempunyai kedaulatannya sendiri.  Inipun tidak membawa perubahan apapun terhadap analisis sebelumnya.
Ketiga, bayangkanlah uang yang jatuh dari helicopter itu adalah uang yang dicetak oleh pemerintah negara tersebut.  Anggaplah helicopter itu adalah pabrik pencetakan uang.  Ini juga tidak merubah apapun atas analisis sebelumnya.
Sekarang bayangkanlah, ternyata tidak hanya ada satu pulau, ternyata ada banyak pulau lain.  Masing-masing pulau keadaannya seperti pulau pertama, ada lima juta orang yang perilaku nya lima macam, juga ada uang namun jenisnya berbeda pada masing-masing pulau.  Di tiap pulau memiliki rajanya masing-masing.

Friday, December 16, 2011

12 Golden Rules Bagi Pemasar Indonesia


vp09

Ada 12 pelajaran berharga yang layak diperhatikan oleh para pemasar Indonesia menyongsong tahun 2012. Hal ini disampaikan oleh CEO dan Founder MarkPlus Hermawan Kartajaya dalam MarkPlus Conference 2012, di Pacific Place, Jakarta, Kamis (15/12/2011). Adapun 12 Golden Rules tersebut adalah:

1. GET the youth, women, netizen customers for the mind, market and heart share

2. KEEP the international market penetration in the turbulent world

3. GROW the big domestic market by widening the coverage

4. WIN BACK the fast-growing non Java Market

5. Start an INITIAL internet-based offering to tap one of the biggest online markets in the world

6. Launch an affordable luxury category with Indonesian culture flavor as your POTENTIAL offering

7. Add Urban Style to Your ESSENTIAL Line-ups

8. Go to Rural Market for Your EXISTENTIAL Offerings since They Are Hungry for Modern Lifestyle

9. Develop the right QUALITY according to the customer’s requirement. Don’t go too high or too low!!

10. Try to be better in your COST compared to competitor to deliver value for money

11. DELIVER your offering in online and offline channel

12. Think ahead to move from SERVICE to care for your customer, in B2B, B2C, or C2C industry

*Selengkapnya bisa dibaca di Majalah Marketeers edisi Januari “Marketer of the Year 2011″
sumber : http://the-marketeers.com/archives/12-golden-rules-bagi-pemasar-indonesia.html

Wednesday, December 14, 2011

Pentingnya Mengukur Kepuasan Pelanggan



Berapa jumlah pelanggan yang kita puas? Apakah tingkat kepuasan pelanggan kita naik atau turun? Apakah kepuasan pelanggan kita lebih tinggi dibandingkan kepuasan pelanggan pesaing? Berapakah target kepuasan pelanggan di masa mendatang?

Tanpa melakukan pengukuran tingkat kepuasan pelanggan, tidaklah mungkin ke-empat pertanyaan di atas dapat dijawab. Karena itu, perusahaan yang percaya bahwa kepuasan pelanggan adalah hal yang penting, haruslah mengagendakan program pengukuran kepuasan pelanggan secara periodik. Hasil utama dari pengukuran kepuasan ini adalah dihasilkannya sebuah indeks kepuasan pelanggan yang dapat memberikan jawaban atas 4 pertanyaan tersebut.

Bicara mengenai indeks, yang sering kita bayangkan adalah sederetan formula yang sangat rumit. Sebenarnya, hal ini tidaklah selalu demikian. Menyusun suatu indeks kepuasan pelanggan, bisa menggunakan metode yang paling sederhana hingga metode yang sangat rumit. Indeks kepuasan yang digunakan dalam Indonesian Customer Satisfaction Award atau ICSA misalnya, adalah contoh indeks kepuasan yang relatif kompleks. Indeks ini disusun berdasarkan formula yang melibatkan analisa mutivariate seperti multiple regression.

Monday, December 12, 2011

Tombol Motivasi (Part 2-end)

Tombol Motivasi (Part 2-end)
Diambil dari buku ProFil
Seri NLP Populer

Anwar : Ya. tentu, Saya mau sekali. Di mana orangnya ? (sambil berdiri dan seluruh peserta tertawa)
RHW   : Untuk anda yang bekerja dalam bidang sales, memahami kriteria pelanggan anda sebelum anda menawarkan produk, akan sangat membantu sebelum mengarah ke proses closing. Misalnya, bila saya pedagang mobil. Datang seorang pelanggan yang ingin membeli mobil dengan Kriteria sebagai berikut : serba guna, mudah perawatan, hemat bahan bakar dan harga jualnya baik. Mobil apa yang kira kira cocok saya tawarkan pada calon pelanggan saya ini?
Pria      : Toyota Kijang.
Mei      : Panther.
Ronny   : Daihatsu Xenia atau Toyota Avanza.
RHW   : Ya. Sebaliknya, apa yang saya tawarkan bila ada pelanggan mencari mobil dengan Kriteria : model cangih, cepat dann ekslusif?
Ronny : Ferrari.
Mei      : BMW, Jaguar atau Mercy.
Megie  : Mazda RX-8 atau mobil Sport lainnya.
RHW   : Persis. Jadi tanyakan dulu apa Kriteria moil yang dicari sebelum kita menawarkan produk kepada calon pelanggan kita. semakin jelas Kriteria, semakin mudah kia memahami apa keinginannya. Dan pada saat kita menawarkan mobil yang persis dengan Kriteria yang diinginkan, garansi dia akan termotivasi untuk melakukan proses selanjutnya. Sama halnya dengan kita. Sebelum kita membeli sesuatu, kita pasti memiliki sejumlah Kriteria dari barang yang kita inginkan. sebagai contoh, ketika saya mau membeli tape recorder . Si pramuniaga bertanya : “Apa yang saya inginkan dari sebuah tape?”
Mei      : saya ingin Tanya pak, apa yang terjadi bila hanya sebagian saja dari Kriteria yang terpenuhi?

Tombol Motivasi (Part 1)

Tombol Motivasi
Diambil dari buku ProFil
Seri NLP Populer
alephconsulting.org
…
Saya tidak ingin memperpanjang pembukaan ini. Mari kita langsung berlatih dan mendapatkan jawabannya dari latihan ini. Saya ingin anda mengambil secarik kertas, berdiri, cari patner dan tanyakan dua pertanyaan berikut :

1.      Apa yang anda inginkan dari sebuah pekerjaan?
2.      Apa yang penting mengenai tempat tinggal anda?

Tuliskan jawaban patner anda persis seperti apa yang mereka katakana, usahakan untuk tidak mengurangi atau menambah kalimatnya, biarkan apa adanya. Waktunya sepuluh menit.

***
Baik. Mari kita diskusikan apa yang baru saja anda tanyakan pada partner anda. Sebenarnya, apa yang sedang kita gali dari partner kita? atau, kita ingin mengetahui apa dari kedua pertanyaan di atas?

Thursday, December 1, 2011

Modul bank syariah (4) finish


ISTILAH PRINSIP SYARIAH.

Istilah Prinsip Syariah baru pertamakali diperkenalkan pada Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992.  Istilah Prinsip Syariah terdapat pada : Pasal 1 Ayat 3,  Ayat 4, Ayat 13, Ayat 13, Ayat 18, dan Ayat 23; Pasal 6 huruf m; Pasal 7 huruf c; Pasal 8 Ayat (1) dan Ayat (2); Pasal 11 Ayat (1), Ayat (2), dan Ayat (4A); Pasal 13 huruf c; Pasal 29 Ayat (3); dan Pasal 37 Ayat (1) huruf c.

Mengenai apa yang dimaksud dengan Prinsip Syariah dijelaskan pada Pasal 1 Ayat 13, yang berbunyi : 

Modul bank syariah (3)


4.       Relevansi system perbankan syariah pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat

diyanazman.com
Pendahuluan.

            Kalau kita membaca buku Kelembagaan Perbankan yang ditulis tim penulis dosen STIE Perbanas[1], maka tidak disangsikan lagi bahwa bank merupakan lembaga keuangan yang sangat penting dalam menjalankan kegiatan perekonomian dan perdagangan. Masyarakat banyak menaruh harapan kepada bank untuk menjadi tempat penyimpanan dana yang aman bagi perusahaan, badan-badan pemerintah dan swasta, maupun perorangan. Bank juga diharapkan dapat melakukan kegiatan perkreditan dan berbagai jasa keuangan yang dapat melayani kebutuhan pembiayaan serta melancarkan mekanisme sistem pembayaran bagi semua sektor perekonomian. Dengan memberikan kredit kepada beberapa sektor perekonomian, bank diharapkan dapat melancarkan arus barang dan jasa dari produsen kepada konsumen. Bank juga ternyata merupakan pemasok dari sebagian besar uang yang beredar yang dipergunakan sebagai alat tukar atau alat pembayaran sehingga sehingga diharapkan dapat mendukung berjalannya mekanisme kebijaksanaan moneter.