Jumat, 23 Januari 2015

Sambel Layah Mengejar Mimpi Menjadi Kuliner Nasional

menu sambel layah
Sambel Layah mengejar mimpi menjadi kuliner nasional, bahkan bisa go internasional. Itulah salah satu mimpi dari beberapa owner sambel layah. Berbekal keyakinan dan sumber daya yang terus di upgrade, kuliner ini memiliki target outlet yang tidak sedikit. Kultur spiritual yang dibangun diyakini menjadi salah satu filter dan guide yang menjaga agar kuliner ini tetap bisa bertahan dan maju.

Kuliner ini memiliki banyak hal yang menopang sehingga mimpi menjadi kuliner nasional semakin rasional, dua hal tersebut ada di  keunggulan di internal maupun eksternal. Pada awal ini, saya mau sharing keunggulan intrenal berdasar persepsi pribadi saya ( semoga tidak subjektif ya.. hehehe :D ), ada beberapa yang menjadikan sambel layah dapat bertahan dan terus bertumbuh. 2 diantaranya adalah :

1.  Spiritualitas 
    Spiritualitas kuliner bukan hanya menjadi tagline, tapi masuk kedalam kalimat SOP ( Standar Operational Procedur ) tertulis maupun tidak, dan masuk dalam point penilaian kinerja karyawan, baik di  low sampai high management. Tidak percaya?.. tanya saja, jadwal kegiatan pengajian yang ada di outlet sambel layah terdekat ( tapi jangan cuman nanya aja, beli makan sekalian dong hehehe..). Harapannya, semua yang bekerja, selain dapat hasil di tempat kerja, bisa ibadah juga. Syukur syukur bisa dapet reward spesial bagi yang rajin.. penasaran reward nya?.. silahkan tanya ke karyawannya saja ( apa reward buat yang kerjanya bagus, rajin ikut ngaji, hafalannya joz dll.). Satu lagi, outlet juga punya kegiatan social. bahasanya sih bagi bagi rames. Ini bukan CSR (Corporate Social Responsibility), karena uangnya juga ada yang dari karyawan (ikut patungan, selain ada budget dari outlet juga),
Kata karyawannya sih biar "rejekinya ikut lancar, yang sempit dilapangkan, yang belum dapet jodoh di segerakan, yang belum dapet momongan semoga cepet dipantaskan dan dikasih, yang banyak hutang bisa segera terlunaskan." Aamiiin.... (ayo aminin semua :D )

2. Never Ending Learning
    Never Ending Learning kayak tema salah satu ospek di kampus dulu ( OKFE FE UNSOED tahun berapa ya?.. hehe ).#back to alur
   Never Ending Learning, atau belajar tanpa henti (kalau salah tolong di revisi ya). kuliner ini senantiasa belajar. Baik dari level kasir, dapur, staff headoffice (HO) samapi ke level direksi. Model nya macam macam, kalau dibongkar semua ntar saya dimarahin orang banyak... maaf, ini harta berharga perusahaan brooo.. intinya ada kegiatan yang meng upgrade buat karyawan. Sebenarnya hampir di semua perusahaan pasti punya, tapi kalo mbandingin dengan yang sama sama lokal, jarang banget.

sudah dulu saja...
penasaran? mau gabung?.. silahkan nantikan aja kalo ada lowongan kerja sambel layah

silahkan kunjungi juga web resminya (kalo blog ini cuman punya simpatisan sambel layah).
www.sambellayah.com

Sambel layah mengejar mimpi menjadi kuliner nasional. Tidak percaya?.. nantikan sambel layah dikota anda..
Ghatering Sambel Layah 2014 Karyawan semua level


#sambellayah #kuliner #dahsyat #fenomenal #berkah 

Reactions: