Senin, 12 September 2011

UBAH ORANG BUANGAN JADI REBUTAN


UBAH ORANG BUANGAN JADI REBUTAN

Semangat Soetanto untuk belajar sangan mencengangkan dan saya menyebutnya sebagai professor “ajaib”. bagaimana tidak, sejak 2003 ia memegang rekor peraih empat gelar doctor sekaligus di Jepang, yaitu dibidang rekayasa elektronika dari Tokyo Institute of technology (1985), Ilmu kedokteran dari Universitas Yohoku (1988), Ilmu Farmasi dari Science University of Tokyo (2000), dan Ilmu Pendidikan dari Universitas Waseda (2003). sebuah pencapaian yang luar biasa.
Lahir dan dibesarkan di Surabaya, Soetanto harus puas dengan kehidupan sebagai pedagang elektronik. Kondisi ekonomi dan sentiment politik terhadap warha keturunan Tionghoa saat itu memaksanya untuk nekat “lari” ke Jepang. Soetanto yang awalnya bahkan tidak mengenal letak Negara Jepang, tidak pernah menduga kalau kelak ia akan menghabiskan lebih dari 35 tahun hidupnya di sana.

Saat Negara lain berebutan menawarinya status kewarganegaraan, tidakkah pemerintah menjadi tergelitik untuk menariknya pulang ? Mantan Presiden Soeharto dan Mantan Presiden Habibie ternyata pernah memintanya pulang dan DITOLAK. Barangkali kekhawatiran untuk dapat mengembangkan diri sebagai ilmuanterlalu besar, hingga lebih nyaman berada di negara yang menerimanya saat ia terbuang dari “keluarganya sendiri”.

Melalui pengajaran yang menyentuh hati setiap peserta didiknya, Soetanto membangkitkan dan mengumandangkan motivasi serta pemahaman tujuan yang ingin diraih. Dari pengalamannya, ia kemudian memotivasi mereka yang putus asa kembali bersemangat dan hidup kembali. Media menyebutnya dengan SOETANTO EFFECT.

Tidak main-main, Seotanto Effect ini dibuktikanna saat diminta mengajar di Toin University of Yokohama. Saat itu yang dihadapinya adalah 80% mahasiswa tidak ada motivasi belajar, prestasinya pun sangat rendah. Soetanto kemudian membuktikan bahwa dengan membangkitkan motivasi dan mengajak mahasiswa memahami tujuan yang ingin diraihnya, mereka bisa sama-sama bangkit. Prestasi Universitas pun perlahan meningkat.

Dengan moto hidupnya “kalau dicoba pasti bisa”, Ken Soetanto menunjukan kepada saya, anda dan kita semuabahwa rintangan sebesar apapun akan dapat diatasi. Syaratnya hanyalah semangat untuk mengubah rintangan menjadi tantangan, pemicu untuk menjadi lebihi baik. Setiap orang memiliki kekuatan untuk bangkit, berdiri menghadapi rintangan-rintangan tersebut. Ken Soetanto telah menunjukannya, dan membaginya dalam buku “SOETANTO EFFECT : UBAH ORANG BUANGAN JADI REBUTAN”.
(Andy F. Noya (Kick Andy))

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar